"Astrology/zodiak hanya untuk orang musyrik!" begitu katanya. Apakah benar?
"Kenapa percaya astrology/zodiak? Itu kepercayaan orang musyrik." Mungkin kalian yang mendalami ilmu astrology pernah mendengar kalimat ini dari orang terdekat kalian. Apakah memang benar begitu? Hmm, nyatanya tidak. Mayoritas kenalan saya yang senang astrology adalah penganut agama yang taat. Contoh astrologer yang adalah penganut agama kristen yang taat, Amy Anne. Ini website-nya: My Christian Psychic
Kenapa bisa begitu?
Oke, perlu kalian ketahui, ilmu zodiak/astrology/perbintangan yang masyarakat umum ketahui hanyalah sepercik dari astrology yang sebenarnya.
Ada yang tahu istilah 'Birth Chart' atau 'Natal Chart'?
Ilmu perbintangan yang umum hanya mencakup zodiak Sun (Matahari) saja. Tapi ternyata, Moon (Bulan), Mercury, Venus, Mars, dll, punya zodiaknya masing-masing saat kalian lahir ke dunia. Inilah yang saya pelajari, dan inilah yang dinamakan Birth chart atau Natal chart.
Kembali lagi ke pertanyaan sebelumnya, apakah ilmu ini musyrik?
Well, kata musyrik sendiri adalah kata yang subjektif dan sangat bergantung pada perspektif masing-masing orang. Kaum muslim menganggap kaum agama lain musyrik, begitu pula dengan kristen, hindu, buddha, kong hu chu, yahudi, dll. Jadi musyrik yang absolut itu yang seperti apa? Apakah yang tidak seagama, tidak sepemikiran? Atau mungkin yang seperti atheis? Agama itu subjek pembahasan yang tricky, karena tidak ada yang betul-betul 'benar', tidak ada yang betul-betul 'salah'.
Astrology birth chart sendiri memakai kalkulasi matematika dan science dalam studinya, ditambah mitos-mitos kuno dan beberapa karakteristik dari objek langit itu sendiri, yang menjadikannya lebih masuk akal dalam praktiknya dibandingkan dengan agama. Contoh: Uranus dianggap planet tentang perubahan, science dan pemberontakan. Beberapa di antaranya dikarenakan proses penetapan Uranus itu sendiri sebagai planet di masa lalu. Peneliti dibuat bingung, karena orbit Uranus benar-benar aneh dan unik, hampir seperti orbit komet. Tapi bedanya, Uranus tidak memiliki ekor. Uranus ditemukan pada tahun 1781, dimana pada saat itu sedang terjadi banyak perubahan di banyak tempat di dunia.
Kalau kalian sudah mengerti secara benar bagaimana birth chart itu mempengaruhi hidup kita, kalian pasti akan benar-benar menghargai Tuhan.
Kalkulasi ephemeris di dalam setiap birth chart itu unik, birth chart setiap orang itu berbeda-beda dan sama sekali tidak ada yang sama. Saya pernah baca, kalkulasi ephemeris birth chart yang kita miliki akan ada lagi setiap puluhan juta tahun. Maka dari itu kita sering mengatakan "Gue sama dia sama-sama Taurus, tapi kok sifatnya beda", "Gue sama sodara kembar gue bener-bener ngga mirip sifatnya".
Saya sendiri kagum sama pencipta alam semesta. Kalkulasi-Nya dalam memberikan manusia beberapa personality benar-benar di luar kemampuan manusia.
Di luar negeri, terutama USA, astrology tidak dianggap sebagai mitos dan occult belaka. Astrology dianggap sebagai ilmu. Bahkan di perkuliahan ada jurusan yang mempelajari astrology.
Mungkin beberapa dari kalian ada yang bertanya, "Gimana deh, kok objek-objek langit bisa ngasih kita personality?"
Kalian tahu kan fungsi matahari apa, dan bagaimana jadinya kalau matahari tidak ada? Ya, kita ngga akan bisa hidup, dengan kata lain, kita juga tidak akan bisa mendapatkan personality kalau tidak hidup. Tahu kenapa di bumi terjadi pasang naik dan pasang surut? Ya, itu karena energi dari bulan. Lalu benda-benda langit yang lain? Well, kalau matahari dan bulan bisa ngasih bumi kita energi yang diperlukan, kenapa benda-benda langit yang lain tidak?
Di tahun 2015 sampai 2017 saya mengalami depresi parah. Mempertanyakan apa tujuan dari eksistensi saya di dunia, kenapa saya takut membuka suara, menyesali hal-hal yang lalu, takut dengan pemikiran sendiri, merasa ter-outcast dari setiap perkumpulan. Selama beberapa tahun itu saya mempelajari birth chart lalu introspeksi diri.
Saya percaya segala hal ada sebab akibat, semua hal terjadi karena suatu alasan, setiap manusia punya perannya masing-masing di dunia. Selama masa suram itu, saya seperti kehilangan arah, beberapa kali berpikir untuk mengakhiri. Tapi birth chart ini benar-benar membantu saya mengenali diri saya sendiri.
Ada yang bilang, kalau manusia mengenali dirinya sendiri, manusia itu pasti akan mengenal eksistensi Tuhan dan mendekatkan diri pada-Nya.
Setiap manusia itu unik. Tapi sayang, banyak dari mereka yang ingin dirinya sama dengan orang lain hanya karena ingin diterima di masyarakat. Pelajari birth chart. Ketahui potensi kamu. Musyrik? Lol, musyrik itu subjektif, kawan.
Intinya, kalau astrology bisa membantu orang, kenapa harus disingkirkan? Semua hal ada upside dan downside nya. Sebaiknya jangan hanya melihat dari satu sisi. Hal ini juga berlaku untuk astrology.
Setuju...
BalasHapus